Rabu, 19 April 2017

Tugas Quantity Surveyor (Estimator) Proyek

Assalamu'alaikum.

Istilah lain Quantity Surveyor (QS) yaitu Estimator. Profesi Quantity Surveyor saat ini telah berkembang terlihat dengan munculnya organisasi perkumpulan di bidang ini yaitu Ikatan Quantity Surveyor Indonesia (IQSI). Sudah banyak Konsultan QS yang bermunculan di Indonesia.

Dalam sebuah tim proyek kontraktor, proyek bisa berjalan dengan lebih baik, efisien, terkendali dan sesuai dengan apa yang diinginkan apabila memiliki seorang Quantity Surveyor yang handal. Seorang Quantity Surveyor bukan hanya mampu menghitung volume, namun mampu melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan "quantity" di proyek dengan baik.

Tugas Quantity Surveyor Kontraktor
A. Tahap Lelang

  1. Melakukan review terhadap volume bill of quantity (BQ)
  2. Membuat analisa harga satuan pekerjaan
  3. Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Input data : Dokumen pengadaan (gambar, BQ, spesifikasi teknis, BA aanwizjing)
Ouput data : Dokumen penawaran (RAB, spesifikasi teknis)

B. Tahap Konstruksi

  1. Menghitung volume (RAB dan RAP) awal berdasarkan MC-0.
  2. Melakukan pengecekan volume yang diajukan oleh sub kontraktor (joint calculation).
  3. Menghitung volume pengadaan material untuk supplier.
  4. Menyiapkan SPK mandor, dilengkapi dengan berita acara perhitungan bersama dan gambar shop drawing.
  5. Mengitung perubahan volume akibat perubahan gambar.
  6. Mengajukan pekerjaan tambah kurang (mutual check/MC, contract change order/CCO, variation order/VO) ke owner.
  7. Menyusun proposal klaim ke owner.
Input data :

  • Dokumen kontrak (kontrak, gambar, BQ, spesifikasi teknis, BA aanwizjing, BA klarifikasi dan negosiasi)
  • Kontrak vendor (mandor, sub kontraktor dan supplier)
  • Shop drawing
  • Site instruction (SI)
  • Notulen rapat
Output data :

  • SPK mandor
  • Volume sub kontraktor
  • Volume supplier
  • Addendum kontrak
Dari tugas-tugas diatas hendaknya seorang Quantity Surveyor memiliki kemampuan dan keahlian :

  • Membaca gambar.
  • Membuat daftar pekerjaan (bill of quantity).
  • Memahami urutan pelaksanaan pekerjaan (metode kerja).
  • Memahami struktur pembentuk pekerjaan (work breakdown structure/WBS) untuk penyusunan analisa harga satuan pekerjaan.
  • Memahami dan menguasai dokumen kontrak.
  • Mengoperasikan AutoCAD (tingkat dasar).
  • Mengoperasikan microsoft excel (tingkat mahir).
Mengingat pentingnya peran seorang Quantity Surveyor di proyek, maka ketidak mampuan menjalankan tugas dengan baik akan mempengaruhi performance proyek. Di proyek skala besar, Quantity Surveyor-nya lebih dari 1 orang, misalnya QS Intern dan Ekstern masing-masing 1 orang.

Setiap orang pada dasarnya mampu untuk menjadi seorang Quantity Surveyor, namun belum tentu ia adalah orang yang tepat.

Semoga bermanfaat! Semoga sukses!
Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Quantity Surveyor (Estimator) Proyek

Assalamu'alaikum. Istilah lain Quantity Surveyor (QS) yaitu Estimator. Profesi Quantity Surveyor saat ini telah berkembang terliha...